![]() |
| Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Kota Probolinggo gelar audiensi perkuat SPPG dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo |
Probolinggo, news Indonesia.id – Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Kota Probolinggo melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo. Senin (10/8/2026)
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mengingatkan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tertib dalam mengelola anggaran negara.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo sekaligus Pembina GAPEMBI, Lilik Setiyawan, menegaskan, bahwa pengelolaan anggaran negara harus disertai administrasi yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kesalahan maupun potensi penyimpangan yang dapat berujung pada persoalan hukum.
“Penggunaan anggaran negara tidak luput dari administrasi. Administrasi sangat penting dan utama untuk menghindari terjadinya dugaan kasus korupsi,” kata Lilik.
Lilik juga menekankan bahwa keberhasilan program MBG tidak semata-mata diukur dari sisi penyerapan anggaran. Kualitas makanan dan manfaat yang diterima masyarakat harus menjadi perhatian utama.
“Jangan hanya tergiur rupiah, namun lalai dalam menyajikan makanan yang sesuai,” tegasnya.
Menurut Lilik, program MBG harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, para pengelola SPPG diminta menjaga kualitas pelayanan sekaligus memastikan seluruh proses pengelolaan program berjalan sesuai aturan.
"Kami mengingatkan para pemilik dan pengelola SPPG agar tidak lengah dalam menjalankan amanah pengelolaan dana negara. Setiap tahapan penggunaan anggaran harus dilakukan sesuai ketentuan dan memiliki bukti administrasi yang jelas," tandasnya
Di sisi lain, Ketua GAPEMBI Kota Probolinggo, Nur Fathur alias Gusnur, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program MBG yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Semua berkomitmen untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gusnur.
GAPEMBI menilai sinergi dengan aparat penegak hukum penting untuk memberikan pemahaman kepada pengelola SPPG mengenai tata kelola program, khususnya dalam aspek administrasi dan penggunaan anggaran.
"Kami berharap menjadi langkah preventif agar pelaksanaan MBG di Kota Probolinggo dapat berjalan transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta tetap mengutamakan kualitas makanan dan kepentingan masyarakat," pungkasnya
GAPEMBI berharap program MBG tidak hanya berjalan dari sisi administratif dan penyerapan anggaran, tetapi benar-benar mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. (wn)
Tags
Informasi
