Probolinggo, newsIndonesia.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan dan Kelompok Cipayung menggelar Dialog Kebangsaan di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut membahas penguatan persatuan, keamanan, sinergitas serta peran masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin mengatakan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi refleksi atas berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat semangat kedaulatan dan Asta Cita.
"Saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo mencapai 6,81 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur. Capaian ini harus dijaga melalui kondusivitas wilayah dan sinergitas seluruh elemen masyarakat," katanya
Walikota menambahkan, Pemkot Probolinggo juga terus mendorong investasi, peningkatan akses internet, penerangan dan keamanan. Saat ini sekitar 300 CCTV telah terpasang dan ditargetkan pada 2028 tidak ada lagi kawasan yang gelap.
"Kawasan Cokro direncanakan mulai ditata pada akhir 2026 dengan konsep yang terinspirasi kawasan Malioboro Yogyakarta untuk mendorong aktivitas ekonomi dan daya tarik kawasan," terangnya
Sementara dari unsur TNI, Kapten Inf Masdelan Danramil 0820-14/Probolinggo menyampaikan, bahwa seluruh elemen masyarakat telah mengamalkan nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
"Selain mendukung keamanan bersama di Kota Probolinggo, Kami (Kodim 0820/Probolinggo) juga terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)," tandasnya
Dialog tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas Forkopimda bersama masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas sekaligus mendukung pembangunan Kota Probolinggo agar semakin maju, aman dan sejahtera. (fsl)
Tags
Informasi
