![]() |
| PT KAI Daop 9 lmenerjunkan drone guna memantau titik - titik rawan pelemparan batu terhadap kereta api yang melintas. |
Probolinggo, newsIndonesia.id – Aksi pelemparan batu oleh orang tak dikenal terhadap KA Logawa dan KA Ijen Ekspres kembali terjadi di petak jalur Leces–Probolinggo, pada Minggu (21/6). Untuk memburu para pelaku tersebut, PT KAI Daop 9 langsung menerjunkan drone guna memantau titik - titik rawan pelemparan batu terhadap kereta api yang melintas.
Beruntung dalam insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban, namun menyebabkan kaca kereta retak dan membahayakan keselamatan penumpang maupun kru.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan pelemparan batu bukan sekadar kenakalan, melainkan tindak kejahatan serius yang dapat berakibat fatal.
"Kami mengutuk keras aksi pelemparan batu terhadap kereta api karena sangat membahayakan keselamatan perjalanan KA," tegasnya.
Selain patroli rutin, KAI juga mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur kereta api serta menggandeng tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga keamanan perjalanan KA.
"Tercatat sepanjang 2026, ada lima kasus pelemparan batu, dua di antaranya terjadi di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Para pelaku terancam pidana penjara hingga 15 tahun sesuai ketentuan KUHP," tegasnya
KAI mengimbau masyarakat segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel guna mencegah terulangnya aksi vandalisme yang dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api. (wn)
Tags
Informasi
