
Secara profesional proses penyedotan tumpahan oli terus dilakukan hingga tidak sampai menyebar luas dan meningkatkan risiko kerugian material yang cukup besar
Probolinggo, newsIndonesia.id - Penaganan tumpahan oli PT BJB di area persawahan dilakukan dengan cepat dan tepat, sehingga tidak sampai membahayakan lingkungan dan aktivitas petani, di kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Secara profesional proses penyedotan tumpahan oli terus dilakukan hingga tidak sampai menyebar luas dan meningkatkan risiko kerugian material yang cukup besar. Selain melibatkan PT BJB sendiri, juga dinas terkait yakni Kelurahan setempat maupun DLH Kota Probolinggo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Retno Wandansari mengatakan, langkah awal yang dilakukan adalah penyemprotan menggunakan cairan oil dispersant.
"Cairan ini berfungsi untuk menahan dan mengikat oli agar tetap berada di satu titik, sehingga tidak meluas ke area lain," katanya. Selasa (21/4/2026)
Ia menambahkan setelah oli berhasil dikendalikan, tahap berikutnya adalah proses pembersihan. Petugas di lokasi menggunakan alat penyedot atau media penyerap khusus untuk mengangkat oli dari permukaan. Metode ini dinilai efektif dalam membersihkan sisa tumpahan secara menyeluruh.
"Dengan penanganan yang tepat, tumpahan oli dapat dikendalikan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak lanjutan. Selain itu, petugas juga perlu memperhatikan teknik penyemprotan agar merata dan aman, termasuk menjaga kestabilan tangan saat bekerja," imbuhnya
Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kebersihan lingkungan, khususnya di area yang rawan terjadi tumpahan oli yang terjadi di sekitar PT BJB tersebut.
"Berkah kolaborasi antara pihak terkait, penanganan tumpahan oli segera teratasi dengan baik dan lancar. Alhamdulillah tidak sampai terjadinya pencemaran," pungkasnya
Ditempat terpisah saat dikonfirmasi, Yuwie Santoso Direktur Utama PT BJB Probolinggo menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan penanganan tumpuhan oli yang terjadi.
"Kami bertanggungjawab penuh sampai penanganan tumpahan oli selesai, dengan menerjunkan pekerja beserta armadanya dapat penyedotan oli tersebut. Sehingga tidak ada yang dirugikan terutama lingkungan sekitar dan meminta maaf atas terjadinya musibah tersebut," terangnya. (wn)