Mafindo Perkuat Literasi Digital, Jangkau 60 Ribu Sekolah

 

Mafindo terus memperkuat literasi digital nasional melalui advokasi kebijakan yang kini telah menjangkau sekitar 60 ribu sekolah di Indonesia.

Surabaya, newsIndonesia.id – Masyarakat Antifitnah Indonesia terus memperkuat literasi digital nasional melalui advokasi kebijakan yang kini telah menjangkau sekitar 60 ribu sekolah di Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 yang digelar di Surabaya pada 24–26 April 2026. Forum ini diikuti pengurus pusat hingga 44 koordinator wilayah. Sabtu (26/4/2026)

Ketua Presidium 2022–2025, Septiaji Eko Nugroho, menyebut Mafindo berperan dalam integrasi literasi digital ke mata pelajaran Informatika serta penyusunan modul pembelajaran bagi guru.

Selain itu, Mafindo juga terlibat dalam pengembangan kurikulum berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan penyusunan kebijakan terkait dampak sosial-ekonomi transformasi digital.

Di tingkat advokasi, Mafindo aktif dalam koalisi masyarakat sipil untuk mengawal isu moderasi konten dan regulasi digital, sekaligus tetap kritis terhadap kebijakan yang berpotensi membatasi ruang informasi publik.

Tak hanya nasional, Mafindo juga memperluas peran ke tingkat regional dan global, termasuk kolaborasi di Asia Pasifik serta perlindungan pekerja migran dari misinformasi.

Ke depan, Mafindo mendorong kolaborasi lintas negara antara pemeriksa fakta, media, dan pegiat literasi digital untuk menghadapi disinformasi secara lebih luas. (frz)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال