![]() |
| Sebanyak 74 siswa penghafal Al-Qur’an terbaik mengikuti Khotmil Qur’an dan Uji Publik di SMP NAMIRA, terdiri dari 55 siswi dan 19 siswa. |
Probolinggo, newsIndonesia.id – Sebanyak 74 siswa penghafal Al-Qur’an terbaik mengikuti Khotmil Qur’an dan Uji Publik di SMP NAMIRA, terdiri dari 51 siswi dan 23 siswa. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program pendidikan berbasis keagamaan di sekolah tersebut.
Khotmil Qur’an dan uji publik tidak hanya sebagai seremoni penuntasan hafalan, tetapi juga evaluasi terbuka untuk mengukur kualitas hafalan siswa. Para peserta diuji langsung di hadapan tim penguji, guru, dan orang tua. Mereka diminta melafalkan ayat secara acak untuk memastikan ketepatan tajwid, kelancaran, dan kekuatan hafalan.
Kepala SMP NAMIRA, Fajar Adi Pamungkas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara akademik dan berkarakter religius. Program tahfidz, kata dia, dijalankan secara bertahap dan terintegrasi dalam kurikulum.
“Ini menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memotivasi mereka meningkatkan kualitas hafalan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi kepada orang tua terkait perkembangan pendidikan anak, khususnya di bidang keagamaan. Kehadiran orang tua diharapkan memperkuat dukungan dan sinergi antara sekolah dan keluarga.
Orang tua yang hadir tampak antusias dan bangga. Mereka mengapresiasi metode pembelajaran yang dinilai efektif dalam membimbing siswa menghafal Al-Qur’an secara disiplin dan konsisten.
SMP NAMIRA berharap kegiatan ini dapat terus melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di masyarakat. (wn)
Tags
Informasi
