
Pansus digelar untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel .
Probolinggo, newsIndonesia.id – Rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Probolinggo bersama pihak eksekutif menghasilkan sejumlah langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Anggota DPRD dari PPP, Robit Riyanto, menyampaikan, pentingnya kecepatan informasi dalam penyelesaian masalah.
"Peningnya kinerja eksekutif, khususnya dalam penyajian data dan laporan yang cepat serta akurat agar proses pengawasan berjalan efektif," tegasnya. Rabu (14/4/2026)
Ditambahkah oleh Eko Purwanto Anggota DPRD dari PKB mempertanyakan, penggunaan anggaran Rp 9 miliar dari pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
"Kami meminta untuk diluruskan perbedaan pandangan terkait status anggaran, apakah masuk SILPA 2025 atau digunakan di tahun berjalan," terangnya.
Pansus juga menilai perencanaan anggaran belum optimal karena masih ada program yang tidak terserap maksimal.
"Mekanisme rapat akan diubah. Paparan panjang OPD dihapus dan diganti dengan sesi tanya jawab langsung. OPD akan dipanggil satu per satu untuk evaluasi mendalam," pungkasnya
Selanjutanya Sekretaris Daerah (SEKDA) Kota Probolinggo Rey Suwigtyo diminta untuk memberikan penjelasan awal sebelum pembahasan teknis dilanjutkan. (wn)
Tags
pemerintahan