![]() |
| Stadion Bayuangga menjadi pusat kemeriahan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 melalui Probolinggo Bersolek Exhibition. |
Probolinggo, newsIndonesia.id – Stadion Bayuangga menjadi pusat kemeriahan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 melalui Probolinggo Bersolek Exhibition. Kegiatan ini memadukan hiburan, kuliner, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sabtu (19/9/2026)
Sejak sore hingga malam, warga dari dalam dan luar daerah memadati lokasi untuk menikmati pameran UMKM, bazar kuliner, wahana permainan, serta penampilan penyanyi dangdut Selvi Ayunda.
Pameran berlangsung selama sepekan, pukul 16.00-22.00 WIB, dengan menghadirkan 132 tenant yang menawarkan beragam produk dan layanan.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo Rey Suwigtyo mengatakan, pameran dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berinteraksi dan berbelanja produk yang ditawarkan.
“Semangat kita beli potensinya, kita belanja produknya, kita nikmati hiburannya dan rasakan layanannya,” katanya.
Rey menambahian kegiatan ini sebagian besar didukung sponsor, dengan kontribusi sponsorship hampir 99 persen.
Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyampaikan, berbagai event pemerintah kota diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi, khususnya UMKM.
“Sudah hampir 300 event yang kita gelar di Kota Probolinggo dan ini menimbulkan multiple effect, khususnya bagi UMKM Kota Probolinggo,” ujar Aminuddin.
Pembukaan juga menarik pengunjung dari luar daerah. Hasan, warga Kabupaten Jember, mengaku sengaja mampir setelah mengetahui Selvi Ayunda tampil di Probolinggo.
“Katanya ada Selvi Ayunda di Probolinggo, kebetulan saya memang ada acara di sini jadi sekalian mampir. Rame, seru,” ujarnya.
Sementara itu, Suliana, warga Pohsangit Kidul, datang bersama keluarganya untuk menyaksikan pertunjukan dinosaurus.
“Lihat pertunjukan dinosaurus. Lumayan gak perlu ke luar kota untuk melihat aksinya,” katanya.
Selain hiburan, malam pembukaan diisi penyerahan penghargaan sejumlah lomba Hari Jadi ke-667, termasuk Lomba Lampu Hias, Fotografi Batik in Motion, Gerak Jalan Baris-Berbaris, dan Siskamling. Penghargaan khusus diberikan kepada peserta Batik in Motion yang mencatatkan rekor MURI kategori line dance dengan peserta berkostum tradisional terbanyak.
Pembukaan ditandai penyalaan sirine oleh Wali Kota Aminuddin bersama jajaran Forkopimda, kemudian dilanjutkan hiburan.
Pemkot Probolinggo juga menyiapkan agenda berskala nasional, Mango's Carnival to Indonesia, yang direncanakan berlangsung pada 29-31 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan hari jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang promosi UMKM dan penggerak ekonomi masyarakat. (wn)
