Probolinggo, newsIndonesia.id – Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Kedopok 003 memperkuat komitmen menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Komitmen itu disampaikan dalam mediasi bersama masyarakat dan sejumlah pihak terkait di Kelurahan Kedopok Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Setelah muncul insiden kecelakaan lalulintas dan sejumlah isu di media sosial mengenai aktivitas SPPG, pada Selasa (15/9/2026)
Didampingi DPC Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), pengelola SPPG menunjukkan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengamanan dan Pengendalian Kegiatan Operasional SPPG tertanggal 3 September 2026.
Surat yang ditandatangani Mahalli, Ketua Yayasan Nurus Salafiyah sekaligus penanggung jawab SPPG Kedopok 003, memuat komitmen menjaga agar operasional SPPG tidak menimbulkan luapan, ceceran, genangan, tumpahan maupun material yang mengganggu lingkungan dan pengguna jalan.
Pengelola juga berkomitmen menertibkan aktivitas kendaraan, pekerja, bongkar muat hingga distribusi makanan agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.
Ketua Bidang Hukum GAPEMBI, Novan Agus Priyanto, mengatakan mediasi menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi dan mencari penyelesaian bersama.
“Program pemenuhan gizi diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi makanan bergizi, tetapi juga memperhatikan kebersihan, keselamatan, ketertiban dan lingkungan sosial di sekitar SPPG,” ujar Novan.
Ia menegaskan GAPEMBI akan terus mendampingi Mitra MBG untuk mendukung kelancaran program strategis nasional sekaligus mendorong operasional SPPG yang tertib dan bertanggung jawab.
Mediasi tersebut dihadiri Mitra MBG SPPG Kedopok 003, Forkopimcam, LPM, masyarakat RT 06/RW 01, serta DPC GAPEMBI. Pertemuan berlangsung tertib dan lancar. (wn)
Tags
Informasi
