![]() |
| Emak-emak mewarnai lomba pukul bantal di atas sungai yang digelar Komunitas Pedas Pajurangan di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur |
Probolinggo, newsIndonesia.id – Gelak tawa emak-emak mewarnai lomba pukul bantal di atas sungai yang digelar Komunitas Pedas Pajurangan di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Lomba tradisional ini menjadi salah satu hiburan warga dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para peserta harus berdiri di atas bambu yang dipasang melintang di atas sungai. Dengan berbekal bantal, mereka saling memukul sambil berusaha menjaga keseimbangan agar tidak tercebur ke sungai.
Aksi emak-emak pun mengundang tawa dan sorak-sorai warga yang menyaksikan. Jatuh ke sungai justru menjadi bagian paling seru dari perlombaan yang rutin digelar setiap momentum kemerdekaan.
Marina, salah seorang peserta, mengaku, lomba pukul bantal di atas sungai menjadi kegiatan yang selalu ditunggu setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI.
“Lomba pukul bantal di atas sungai sangat seru dan memang kita tunggu setiap HUT Kemerdekaan RI,” tuturnya. Sabtu (22/8/2026)
Menurut Marina, mengikuti lomba tersebut membutuhkan keseimbangan dan keberanian. Peserta harus tetap bertahan di atas bambu sembari menghindari pukulan lawan.
“Sangat senang bisa naik ring di atas bambu. Kita saling pukul dan membutuhkan keseimbangan agar tidak cepat terjatuh saat dipukul oleh lawan,” ujarnya.
Havid selaku panitia kegiatan, mengatakan, tradisi lomba pukul bantal diatas sungai mendapat dukungan masyarakat setempat dan menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus dipertahankan. Panitia berharap kegiatan ini dapat terus digelar dan semakin melibatkan warga.
“Harapannya ke depan semua bisa ikut berpartisipasi, sehingga semakin jaya untuk daerah kita sendiri, khususnya Desa Pajurangan,” kata Havid.
Lomba pukul bantal di atas sungai pun tak sekadar menjadi ajang hiburan. Bagi warga, khususnya emak-emak, kegiatan ini menjadi momentum untuk berkumpul, bersilaturahmi sekaligus melestarikan tradisi lokal di tengah kemeriahan peringatan kemerdekaan. (wn)
Tags
Budaya
