Pedagang Sayur Pikap Picu Kemacetan di Pasar Gotong Royong, DPRD Minta Penertiban

 

Satpol PP bersama instansi terkait diminta segera menertibkan pedagang liar tersebut karena dinilai merugikan pedagang yang berjualan di dalam pasar, khususnya di lantai II.

Probolinggo, newsIndonesia.id – Pedagang sayur menggunakan mobil pikap marak berjualan di sepanjang Jalan Letjen Suprapto, sisi timur Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo. Aktivitas tersebut membuat badan jalan menyempit dan memicu kemacetan lalu lintas.

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin, meminta Satpol PP bersama instansi terkait segera menertibkan pedagang liar tersebut karena dinilai merugikan pedagang yang berjualan di dalam pasar, khususnya di lantai II.

Menurut Ryad, keberadaan pedagang di badan jalan membuat pembeli lebih memilih berbelanja di luar pasar sehingga dagangan pedagang di dalam pasar tidak laku.

“Setiap malam kawasan Pasar Gotong Royong macet karena kendaraan pengangkut sayur berhenti dan ikut berjualan di jalan,” ujarnya. Selasa (17/3/2026)

Ia menjelaskan, persoalan ini sudah dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) dan disepakati bahwa kendaraan pengangkut sayur hanya diperbolehkan datang untuk bongkar muat barang, bukan untuk berjualan di sekitar pasar.

DPRD juga meminta Satpol PP, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUP), serta Dinas Perhubungan melakukan pengawasan dan penegakan aturan di lokasi tersebut.

Selain itu, proses bongkar muat sayuran diarahkan melalui pintu selatan pasar, dan kendaraan diminta segera meninggalkan area setelah menurunkan barang guna menghindari kemacetan serta melindungi pedagang di dalam pasar. (wn)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال