Probolinggo, news Indonesia.id – Peninjauan langsung yang dilakukan Danrem 083/Baladhika Jaya Malang Brigjen Inf Kohir bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo Apriantono di Jembatan Cutus, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, menunjukkan keseriusan aparat dalam merespons kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem.
Kehadiran dua pucuk pimpinan TNI di wilayah tersebut bukan sekadar melihat kondisi di lapangan, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa percepatan penanganan menjadi prioritas, mengingat jembatan ini memiliki peran vital bagi mobilitas warga serta akses menuju kawasan wisata. Minggu (29/3/2026)
Dalam peninjauan itu, Danrem menegaskan, pentingnya koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah dan instansi terkait didorong untuk segera mengambil langkah konkret, baik dalam penanganan darurat maupun perencanaan pembangunan jembatan permanen.
"Upaya ini dinilai krusial agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhambat terlalu lama," katanya
Sementara itu, Dandim 0820 Probolinggo menekankan kesiapan TNI untuk turun langsung membantu masyarakat. Kolaborasi antara aparat dan warga menjadi solusi jangka pendek melalui pembangunan jembatan sementara.
"Kami sambil menunggu hasil asesmen teknis dari pihak berwenang terkait pembangunan permanen," terangnya
Di sisi lain, kondisi cuaca yang masih berpotensi buruk menjadi perhatian serius. Masyarakat diimbau untuk tidak mengambil risiko dengan melintasi jalur yang rusak. Keselamatan menjadi prioritas utama, meskipun harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh. (fdl)
