Satpol PP Kota Probolinggo telah mengamankan pasangan tidak resmi di penginapan Hadi's Home Stay
Probolinggo, newsIndonesia.id – Warga Ketapang kembali mendesak Pemerintah Kota Probolinggo agar segera menutup Hadi’s Home Stay, diduga karena menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung. Tuntutan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Senin (19/1/2026).
Salah satu warga Ketapang Bima mengatakan, bahwa Pemkot Probolinggo belum bertindak tegas, meskipun sebelumnya Satpol PP telah mengamankan pasangan tidak resmi di penginapan tersebut.
“Saya menilai Pemkot kurang tegas. Padahal yang mengamankan pasangan tidak resmi di home stay itu adalah petugas Satpol PP sendiri,” katanya
Ia menambahkan, sejumlah warga telah mengantongi bukti pendukung atas dugaan aktivitas tersebut dan meminta pemerintah segera menindaklanjuti laporan warga.
“Bukti sudah ada, dokumentasinya lengkap. Tinggal keberanian pemerintah untuk bertindak,” ujarnya.
Hal senada juga dituturkan Soni sebagai warga, meski rapat dengar pendapat sudah digelar dua kali, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait nasib penginapan tersebut.
“Kami hanya minta penginapan itu ditutup karena sudah mengganggu ketenangan warga,” terangnya
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Sibro Malisi, menyampaikan, jika pemerintah daerah belum mengeluarkan keputusan hukum sejak RDP pertama.
“Kami minta kepastian kapan Satpol PP akan melangkah. Kasihan warga dan juga pemilik home stay kalau terus dibiarkan tanpa kejelasan,” ujarnya. (wn)
Tags
Informasi