Diduga Tertekan karena Keinginan Tak Terpenuhi, Siswa SMA di Probolinggo Ditemukan Meninggal Dunia

Korban sudah meninggal dunia di rumahnya di dusun kolor Kelurahan Kademangan Kota Probolinggo.(Foto:Dok,NI)

Probolinggo,newsIndonesia.id
 – Dunia pendidikan Kota Probolinggo berduka. Seorang siswa kelas X SMA swasta berinisial AUP, 17, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Kolor, Kelurahan Kademangan, Senin 25/5/2026 sore.

Peristiwa pertama kali diketahui adik korban sekitar pukul 14.53 WIB. Keluarga dan warga sekitar langsung membawa AUP ke Puskesmas Ketapang. Namun petugas medis menyatakan korban sudah meninggal sebelum tiba di lokasi perawatan.

Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, AUP sempat mengalami tekanan mental beberapa hari sebelum kejadian.

"Dari keluarga, korban sudah tiga bulan terakhir minta dibelikan sepeda motor, tepatnya sebelum Lebaran Idulfitri. Karena keterbatasan ekonomi, keinginan itu belum bisa dipenuhi orang tua," ujar Kompol Suharsono, Selasa 26/5/2026.

Tetangga korban, YNS 39, juga menyebut sikap AUP berubah tiga hari terakhir. "Biasanya ceria, jadi tertutup," katanya.

Polisi telah menelusuri rekam jejak korban di sekolah. Hasilnya, tidak ditemukan tanda perundungan atau masalah lain. Guru dan teman-teman menyebut AUP sebagai pelajar baik dan tidak pernah membuat masalah.

Kanit Reskrim Polsek Kademangan Bripka Dedik Susianto menambahkan, hasil visum luar tidak menemukan tanda kekerasan. Keluarga menolak autopsi dan memilih memakamkan korban sesegera mungkin.

Kapolsek mengimbau warga, terutama orang tua, lebih peka terhadap perubahan sikap anak. "Komunikasi terbuka dengan anak sangat penting. Jangan ragu minta bantuan psikolog atau pihak terkait kalau ada tanda-tanda depresi," pesannya.

(Yul)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال