Pisau DMo5 Majalengka Diburu Jagal Kurban di Pulau Jawa

 

Produksi pisau DMo5 Majalengka Diburu Jagal Kurban saat momen Iduladha di Pulau Jawa

Majalengka, newsIndonesia.id – Momentum Iduladha tidak hanya membawa berkah bagi peternak hewan kurban, namun juga bagi para perajin pisau tradisional di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Salah satu produk yang kini banyak diburu para jagal di Pulau Jawa ialah pisau berbahan baja impor DMo5 yang dikenal memiliki ketajaman tinggi dan daya tahan kuat. Kamis (28/5/2026).

Pisau buatan tangan tersebut menjadi pilihan utama para penyembelih hewan kurban karena dinilai mampu memberikan hasil sembelihan yang cepat, presisi, dan efisien. Ketajamannya bahkan disebut mampu menebas kertas tipis hingga berkeping-keping, sebagai gambaran kualitas bilah yang dihasilkan.

Di balik ketajaman itu, terdapat proses panjang yang dikerjakan secara tradisional. Pemilik pande tradisional asal Majalengka, Ghofar Arif Darmawan, mengatakan, proses pembuatan pisau DMo5 membutuhkan ketelitian tinggi dan waktu produksi yang tidak singkat.

"Mulai dari pemilihan baja impor, proses pembakaran, penempaan, hingga finishing dilakukan secara manual demi menjaga kualitas," katanya

Menurutnya, kualitas menjadi faktor utama yang membuat pisau tersebut banyak diminati menjelang Hari Raya Iduladha. Selain tajam, pisau juga dirancang kuat untuk digunakan dalam aktivitas penyembelihan hewan berukuran besar seperti sapi.

“Pemilihan bahan baja impor serta proses penempaan manual menjadi faktor utama yang membuat pisau ini memiliki kualitas tinggi dan diminati banyak pelanggan menjelang Iduladha,” imbuhnya

Kepercayaan pelanggan terhadap produk pisau Majalengka juga datang dari berbagai daerah. Salah satunya Habib Ali Zainal Abidin, pelanggan asal Probolinggo, Jawa Timur. Ia mengaku menggunakan pisau DMo5 saat penyembelihan hewan kurban dan merasakan langsung kualitasnya.

“Saat menyembelih hewan kurban Iduladha kemarin, saya menggunakan pisau berbahan baja impor DMo5 tersebut. Hanya satu atau dua kali tebas, leher sapi langsung putus,” ungkapnya.

Fenomena meningkatnya permintaan pisau DMo5 menunjukkan bahwa kualitas produk lokal hasil kerajinan tradisional masih memiliki tempat kuat di tengah persaingan industri modern. 

"Harga sebuah barang, pada akhirnya, ditentukan oleh kualitas yang diberikan. Dan bagi para jagal hewan kurban, pisau DMo5 asal Majalengka dinilai menjadi salah satu solusi terbaik untuk mendukung proses penyembelihan yang cepat dan efektif," pungkasnya

Pisau buatan Majalengka itu dikenal bukan hanya menjadi alat kerja saja, tetapi juga representasi keterampilan para empu tradisional yang tetap bertahan menjaga mutu dan kepercayaan pelanggan. (wn)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال